Daniel LDT nge-Blog

Cuma coretan seorang Polisi sebagai Biker juga Blogger

Desain Pola Corak (Pattern) Loreng IKABA 2002 ( Ikatan Alumni Dikmaba Polri T.A. 2002 Se-Indonesia)

Kemarin iseng baca baca artikel tetang seragam loreng / Kamuflase yang dipakai oleh Tentara di seluruh dunia. Kemudian terbesit ide untul membuat Desain Pola Corak (Pattern) Loreng IKABA 2002 ( Ikatan Alumni Dikmaba Polri T.A. 2002 Se-Indonesia)

Maksud dan tujuan dibuat loreng ikaba 2002 adalah sebagai penanda dalam merchandise masing2. Jadi jika ada merchandise yang sedang digunakan oleh rekan2 yang mengandung unsur loreng ini di mana saja di seluruh indonesia, maka kita bisa langsung tahu bahwa ybs adalah Letting 2002 walaupu tidak saling mengenal satu sama lain.

Seperti kita semua ketahui, salah satu satuan di polri yaitu Brimob memiliki seragam loreng dengan Pola Corak Loreng dan warna sendiri yang khas dan membedakannya dari Kesatuan manapun. Maka kombinasi warna loreng brimob inilah yang saya gunakan

loreng brimob

Loreng Brimob dan Komposisi / Kombinasi warna nya

Kemudian saya seperti kita tahu bahwa Logo ikaba 2002 mengandung unsur Gambar Peta Indonesia, maka buat desain Pola Corak saya buat dengan berdasarkan Peta Indonesia.

poloshirt ikaba2002

Tampak belakang Poloshirt IKABA 2002

Peta Indonesia

Peta Indonesia yang dijadikan pola/motif lorengnya

Sehingga dari perpaduan antara kombinasi warna loreng brimob dan motif Peta Baca lebih lanjut

30/05/2013 Posted by | Polri | , , , | 6 Komentar

Kisah Nyata: Ketika Sri Sultan HB IX terkena tilang di Pekalongan

Kota batik Pekalongan di pertengahan tahun 1960an menyambut fajar dengan kabut tipis , pukul setengah enam pagi polisi muda Royadin yang belum genap seminggu mendapatkan kenaikan pangkat dari agen polisi kepala menjadi brigadir polisi sudah berdiri di tepi posnya di kawasan Soko dengan gagahnya. Kudapan nasi megono khas pekalongan pagi itu menyegarkan tubuhnya yang gagah berbalut seragam polisi dengan pangkat brigadir.

Becak dan delman amat dominan masa itu , persimpangan Soko mulai riuh dengan bunyi kalung kuda yang terangguk angguk mengikuti ayunan cemeti sang kusir. Dari arah selatan dan membelok ke barat sebuah sedan hitam ber plat AB melaju dari arah yang berlawanan dengan arus becak dan delman . Brigadir Royadin memandang dari kejauhan ,sementara sedan hitam itu melaju perlahan menuju kearahnya. Dengan sigap ia menyeberang jalan ditepi posnya, ayunan tangan kedepan dengan posisi membentuk sudut Sembilan puluh derajat menghentikan laju sedan hitam itu. Sebuah sedan tahun lima puluhan yang amat jarang berlalu di jalanan pekalongan berhenti dihadapannya.

Saat mobil menepi , brigadir Royadin menghampiri sisi kanan pengemudi dan memberi hormat.

“Selamat pagi!” Brigadir Royadin memberi hormat dengan sikap sempurna . “Boleh ditunjukan rebuwes!” Ia meminta surat surat mobil berikut surat ijin mengemudi kepada lelaki di balik kaca , jaman itu surat mobil masih diistilahkan rebuwes.

Baca lebih lanjut

18/12/2011 Posted by | Polri, Uncategorized | 6 Komentar

Sebuah Renungan…… Polisi: Baik Dicibir, Buruk Diumpat!

Begitu buruk citra polisi Indonesia, jiwa nan rapuh. Aneka julukan miring tertuju padanya. Rawan lalu lintas penyuapan, amlop, pemberian, hadiah, gratifikasi, ucapan terima kasih, upeti, setoran, sogokan bahkan sampai tindakan pemerasan.

Kabar teraktual, tergadangnya pembesar polisi, Ito Sumardi Vs Nazaruddin -yang sedang bernyanyi merdu di televisi kita- dalam kasus penyuapan yang memperkokoh lilitan problematika internal Demokrat yang kian menyeruak dan seolah tak bertepi itu.

Entah kurikulum apa yang diajarkan saat mereka pendidikan. Benarkah kurikulum 501 masih diterapkan di sana?. 50 juta, 1 calon siswa. Kurikulum 501 telah melahirkan alumni-alumni kompetensi BELOK KIRI alias doyan neko-neko dan mengambil jalan yang keliru karena ia meniru polisi lain dan membuat pelayanan masyarakat jadi pilu.

* * *

Namun polisi yang satu ini beda. Ia tak pernah mau menerima pemberian atau ucapan terima kasih.“Jangan…! Saya punya gaji kok”. Ia berpangkat AKBP, rumahnya di pinggir pagar bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Alumni SECAPA Sukabumi, Jawa Barat. Baca lebih lanjut

02/08/2011 Posted by | Polri | 20 Komentar

Latihan Fisik untuk Tes Kesamaptaan Jasmani menghadapi Seleksi Masuk Polri

Informasi ini saya tujukan kepada Anda yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi masuk Polri. Terdapat beberapa tahapan tes masuk Polri yang dilaksanakan dari tahun ke tahun. Salah satu item seleksi yang memiliki nilai yang cukup tinggi adalah Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ). Tes Kesamaptaan Jasmani ini dilakukan untuk mengukur kemampuan fisik setiap peserta seleksi. Kenapa hal ini diperlukan, karena selama menjalani pendidikan di Lembaga Pendidikan di Kepolisian akan banyak terdapat kegiatan yang membutuhkan fisik yang prima, sehingga hanya calon yang memiliki kemampuan fisik baguslah yang berhak mengikuti pendidikan di Lembaga Pendidikan di Kepolisian. Tapi jangan khawatir, kemampuan fisik bukanlah suatu bawaan lahir, kemampuan ini bisa dilatih apabila adik-adik benar-benar berniat untuk ikut seleksi menjadi Anggota Polri. Hanya latihan yang rutin dan sungguh-sungguh sajalah yang dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Latihan-latihan pembinaan fisik yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Latihan lari selama 12 menit
Baca lebih lanjut

14/05/2011 Posted by | Polri | 96 Komentar

Buku: RESIMEN PELOPOR Pasukan Elit yang Terlupakan

Beberapa waktu yang lalu, tiba-tiba saya teringat pernah dulu waktu masih ngeblog asal-asalan ada yang berencana menulis sebuah buku tentang Para Sesepuh di Brimob, RESIMEN PELOPOR. Nah iseng2 ke um gugel, ternyata Buku tersebut sudah terbit dan bisa didapatkan di toko-toko buku seperti Gramed**. Bisa dipesan lewat internet juga koq. Awal april kemarin saya sempatkan mampir ke Gramed** dan alhadulillah dengan Rp.60.000,-  (ini bukan iklan lho) saja saya bisa membelinya. Berikut Sinopsis buku dan sedikit info tentang Penulis buku tersebut.

Sinopsis Buku:
Jauh di masa lalu ketika hiruk-pikuk mesin perang dan konfrontasi bersenjata masih meliputi air, udara, dan tanah Indonesia. Ketika Republik ini masih berusia seumur jagung, pada masa ketika pemerintah berjuang untuk mempertahankan keberadaan Republik yang masih belia ini dari serangan penjajah Belanda dan rongrongan para pemberontak dari tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia lahir sebuah pasikan khusus yang memiliki kemampuan dan keberanian menggetarkan. Sebuah pasukan yang dihormati oleh kawan dan disegani lawan.
Baca lebih lanjut

08/05/2011 Posted by | Brimob, Polri, Uncategorized | 73 Komentar